Selasa, 07 April 2009

penjajahan bangsa Portugis,Belanda,dan Inggris

Secara geografis indonesia terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra fasifik dan terletak di antara benua asia dan benua australia. Karena letaknya yang strategis, maka Indonesia menjadi incaran bangsa Eropa. Tahun 1505 Portugis berhasil merebut Malaka yang dipimpin oleh Alfonso d'Albuquerque. Selanjutnya Portugis ingin menguasai Banten namun gagal. Kemudian Portugis berusaha untuk menguasai Sunda Kelapa dan itupun gagal,karena Sunda Kelapa adalah pelabuhan dari kerajaan Pajajaran dan pajajaran akhirnya mengadakan Perlawanan.

Akhirnya Portugis padatahun 1512 berlayar ke Maluku, untuk mencari rempah - rempah langsung ke pusatnya. Kebetulan di maluku sedang terjadi perselisihan antara Tidore dengan Ternate yang berawal dari persaingan dagang. Portugis bersedia membantu Ternate untuk menghadapi Tidore. Sebagai imbalan Portugis diizinkan membangun benteng pertahanan dan melakukukan perdagangan bebas dengan penduduk setempat. Kehidupan rakyat Maluku menjadi menderita karena semua hasil bumi dijual kapada Portugis dengan harga yang murah. Pendidik yang melanggar ketentuan Portugis akan ditindak tegas. Melihat kecurangan portugis yang merajalela, rakyat Maluku dipimpin oleh Sultah Baabullah untuk mengadakan perlawanan untuk mengusir Portugis pada tahun 1575.

wilayah Indonesia yang dikuasai olaeh Portugis adalah Maluku,Sumatra,jawa. Kemudian pada tahun 1590 Portugis menguasai Pulau Timor. Portugis baru meninggalkan Maluku pada tahun 1641 karena dikalahkan oleh Belanda dan Portugis menetap di Timor Timur sampai tahun 1976.

Tahun 1596 belanda dipimpin oleh Cornelis de Houtman disambut baik oleh penduduk banten, karena rakyat Banten sedang berselisih dengan Portugis yang serakah. Sebagai imblan Belanda diizinkan membangun kongsi atau persatuan dagang pada tahun 1602, yang bernama
VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie) dan kantornya berada di banten.
lama kelamaan tindakan belanda telah melewati batas wewenang Raja Banten. Akhirnya Suntan Ageng Tirtayasa mengadakan perlawanan untuk mengusir Belanda, tetapiusahanya gagal karena tidak mendapat dukungan dari putra mahkotanya Sultan Haji.

setelah beberapa waktu belanda kalah melawan pemerintahan inggris dan kemudian belanda mengalami kekalahan dan kemudian indonesia dijajah kembali oleh inggris yang dipimpin oleh Gubernur Sr. Thomas Stamford Raffless. Raffles menjalin hubungan baik dengan seluruh raja - raj jawa. awalnya baik lalu lama kelamaan inggris mengadu domba seluruh raja - raja jawa untuk melemahkan Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar